Krejengan 2018, Sosialisasi dan pembinaan tentang pengelolaan sampah, kembali digelar oleh DLH Kabupaten Probolinggo. Kamis 22 Februari 2018 bertempat di gedung baru TPST area Tempat Pengolahan Akhir sampah (TPA) Seboro para pemulung yang biasa beroperasi di TPA serta warga masyarakat yang tinggal disekitar lokasi TPA berjumlah kurang lebih 40 orang berkumpul bersama untuk diberikan arahan dan pembinaan tentang bagaimana cara mengelola sampah yang baik dan benar.

Kepala Bidang Persampahan Drs. Sentot Triadi S, M.Si didampingi Kepala Seksi Pemusnahan sampah pada kesempatan tersebut menyampaikan, agar para pemulung atau warga masyarakat yang melakukan aktifitas pengumpulan Sampah di TPA diminta agar sampah-sampah yang telah dipilah supaya dikumpulkan yang rapi sesuai jenisnya dan ditempatkan pada tempat penimbunan sementara yang telah disediakan. Selanjutnya kebersihan sampah yang telah terpilah dan lingkungan tempat penimbunan juga harus diperhatikan agar lingkungannya tetap bersih dan sehat, sehingga nilai ekonomi sampah yg dipilah tersebut juga akan meningkat. Hasil pemilahan sampah yang telah terkumpul, secara periodik harus ditimbang dan dicatat oleh DLH.

Kepada para peserta sosialisasi juga diminta kerjasamanya untuk ikut bersama-sama menjaga seluruh fasilitas dan asset yang ada di TPA Soboro baik keamanannya maupun kebersihannya.

Kegiatan sosialisasi ini adalah merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh DLH dalam rangka menyambut peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2018 yang secara nasional telah ditetapkan temanya SAYANGI BUMI BERSIHKAN DARI SAMPAH. Adapun agenda-agenda kegiatannya selalu diupayakan melibatkan masyarakat, meskipun dikemas dalam kegiatan yang sederhana. Hal ini dimaksudkan agar dapat membangun kesadaran dan perilaku budaya bersih disemua strata sosial. Sehari sebelum pelaksanaan sosialisasi ini, DLH mensupport dan menfasilitasi kegiatan aksi yang dilakukan Ponpes Zaha Gennggong, bersih-bersih lingkungan Ponpes.

Melalui pembinaan dan sosialisasi ini diharapkan dapat membangun kerukunan dan kebersamaan antara para pemulung, warga sekitar TPA dan aparat yang bertugas di TPA, serta membangun kesadaran dan kepedualian semua pihak yang terkait terhadap pengelolaan sampah dan kebersihan khususnya yang ada di TPA Seboro.(Bid Persampahan /2 18)