Majelis Umum PBB menetapkan tanggal 29 September sebagai Hari Kesadaran Internasional akan Pemborosan Pangan (lnternational Day of Awareness on Food Loss and Waste Reduction).

Pemborosan pangan menjadi isu yang banyak mendapatkan perhatian publik. Food and Agricultural Organization (FAO) memperkirakan bahwa sekitar 1/3 dari makanan yang diproduksi untuk konsumsi, hilang atau terbuang dengan berbagai alasan. Sementara di sisi lain masih banyak orang yang kekurangan makanan.

Berikut adalah alasan mengapa perlu mengurangi atau bahkan menghilangkan kebiasaan membuang makanan:
1. Perubahan Iklim
Sampah makanan yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) akan mengalami pembusukan dan menghasilkan gas metana yang menyebabkan efek rumah kaca.

Gas Rumah Kaca (GRK) berkontribusi terhadap terjadinya perubahan iklim. Pengolahan sampah makanan dengan pengomposan dapat menurunkan jumlah emisi GRK yang dilepaskan ke atmosfer. Namun mencegah makanan terbuang sejak awal adalah cara yang lebih baik untuk mengurangi dampak terhadap lingkungan.

2. Ekosistem
Ketika makanan terbuang sia-sia, hal tersebut berarti semua air, lahan, energi, tenaga kerja dan modal yang telah digunakan untuk pertumbuhan, pemanenan, pengangkutan, dan pengemasan juga terbuang sia-sia.
Lahan yang digunakan terus menerus untuk produksi pangan, apabila tidak dirawat akan mengalami penurunan produktivitas dan kehilangan kemampuan dalam memproduksi makanan.

3. Keanekaragaman hayati (biodiversitas)
Untuk memproduksi makanan, banyak flora dan fauna alami yang musnah akibat penggunaan lahan. Misalnya kegiatan alih fungsi lahan atau penangkapan ikan besar-besaran. Hal ini dapat mengakibatkan berkurangnya flora fauna dan berdampak pada penurunan keanekaragaman hayati.

Dengan fakta-fakta di atas, diharapkan dapat menyadarkan kita agar lebih bijak dalam mengelola makanan. Perkirakan dengan baik jumlah makanan yang kita perlukan, pisahkan yang berlebih dan donasikan sedari awal.

Cermat dalam mengolah makanan dan membeli makanan sesuai kebutuhan agar tidak ada lagi yang terbuang. Perubahan kecil pada kebiasaan sehari-hari kita dapat membuat dampak global yang besar.

#FoodLoss
#FoodWaste
#FLWDay