PT. Noor Energi Baik menjajaki kemungkinan untuk mengadakan kerja sama pengolahan sampah menjadi energi di Kabupaten Probolinggo, dengan merencanakan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

Sebagai survey awal, PT. Noor Energi Baik melakukan kunjungan ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Seboro Krejengan pada Selasa (25/05/21).

Dalam pertemuan ini hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo, Drs. Dwijoko Nurjayadi, MM, didampingi oleh Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Kepala Seksi Pengangkutan Sampah.

PLTSa adalah pembangkit listrik yang menggunakan energi terbarukan berbasis sampah yang diubah menjadi energi listrik.

Sumber energi terbarukan yaitu sumber energi yang dihasilkan dari sumber daya energi yang berkelanjutan, antara lain panas bumi, angin, bioenergi, sinar matahari, aliran dan terjunan air. Sampah merupakan sumber energi terbarukan yang masuk dalam kategori bioenergi.

PLTSa diharapkan dapat menjadi jalan keluar dari permasalahan sampah, sekaligus mendukung penyelenggaraan tenaga listrik yang efisien, aman dan berkelanjutan.

Untuk membangun PLTSa harus dipastikan ketersediaan sampah (jumlah sampah per hari) dengan kapasitas minimal keekonomian PLTSa, serta ketersediaan lokasi dalam Rencana Tata Ruang Wilayah.