Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo mengadakan rapat koordinasi membahas Persiapan Penilaian Adiwiyata Tingkat Kabupaten Tahun 2021 pada Rabu (03/11/21).

Kegiatan yang dilaksanakan di ruang pertemuan DLH ini dihadiri oleh perwakilan sekolah Adiwiyata Nasional, yaitu SMPN 1 Paiton, SMPN 1 Pajarakan, SMPN 1 Leces dan SMPN 1 Maron.

Rapat koordinasi dipimpin oleh Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas LH, Sujarwatiningsih. Hadir pula dalam acara ini, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Kepala Bidang Pemeliharaan LH, Koordinator Wilayah (Korwil) Kecamatan Bidang Pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo.

Penilaian calon Sekolah Adiwiyata dilakukan melalui seleksi administratif dan pemenuhan kriteria Sekolah Adiwiyata. Seleksi administratif dilakukan untuk memeriksa pemenuhan kelengkapan dan kesesuaian persyaratan administratif.

Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten (CSAK) yang akan diusulkan dapat dipilih dari binaan sekolah Adiwiyata Nasional, ataupun di luar sekolah binaan. Persyaratan administratif yang harus disiapkan CSAK berupa: surat permohonan CSAK, isian kuesioner evaluasi mandiri pelaksanaan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) dan bukti pendukung, salinan keputusan kepala sekolah tentang pembentukan tim Adiwiyata sekolah dan tabel Rencana PBLHS.

Standar penilaian pelaksanaan Gerakan PBLHS, diantaranya pembelajaran pada mata pelajaran, ekstrakurikuler dan pembiasaan diri yang mengintegrasikan Penerapan Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH) di sekolah.

PRLH diterapkan pada kegiatan kebersihan, fungsi sanitasi dan drainase, pengelolaan sampah, penanaman dan pemeliharaan pohon/tanaman, konservasi air, konservasi energi serta inovasi terkait penerapan PRLH lainnya.

Penilaian Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten akan dilaksanakan pada minggu kedua bulan November 2021. Dokumen administrasi usulan sekolah Adiwiyata Kabupaten harus diterima DLH pada minggu pertama bulan November 2021.

#AdiwiyataKabupaten