Udara ambien adalah udara bebas di permukaan bumi yang dibutuhkan dan berpengaruh terhadap kesehatan manusia, makhluk hidup, dan unsur lingkungan hidup lainnya. Dalam rangka inventarisasi mutu udara ambien, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo melakukan pengambilan contoh uji udara ambien pada Rabu (18/08/21).

Pengambilan contoh uji udara ambien oleh petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium Lingkungan dilakukan dengan menggunakan alat grab sampler pada dua lokasi, yaitu di Kecamatan Tongas dan Lumbang.
Metode grab sampling (sesaat) merupakan metode pengukuran mutu udara ambien yang digunakan dengan cara memasang alat yang biasanya dikenal dengan nama Impinger.

Alat ini dapat menangkap partikel atau zat pencemar sesuai dengan parameter uji. Peralatan inti impinger terdiri dari tabung impinger, pompa pengisap, flow meter, dan tabung pengaman.

Jenis dan nilai parameter uji udara ambien yang digunakan, berpedoman pada baku mutu udara ambien yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah RI Nomor: 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (Lampiran VII). Baku Mutu Udara Ambien adalah nilai pencemar udara yang ditenggang keberadaannya dalam udara ambien.

Metode pemantauan mutu udara ambien secara umum dilakukan dengan cara manual dan/atau otomatis dan kontinu (terus-menerus). Grab sampling merupakan pemantauan secara manual yang dilakukan dengan cara pengambilan sampel terlebih dahulu, kemudian dilakukan analisis lebih lanjut di laboratorium.
Status tercemar atau tidaknya udara ambien, ditentukan dengan cara membandingkan hasil pemantauan udara ambien dengan baku mutu udara ambien.