Peserta pembinaan Saka Kalpataru di Kabupaten Probolinggo mengunjungi lokasi budidaya maggot milik Wahyudiono di Desa Banjarsari Kecamatan Sumberasih pada Senin (07/06/21). Wahyudiono adalah ketua Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Berkah Siongan, Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, yang berhasil memproduksi pakan mandiri untuk ikan air tawar dengan bahan baku lokal.

Sejak satu tahun terakhir, Wahyudiono mencoba menggunakan larva lalat Black Soldier Fly (BSF) sebagai bahan baku alternatif untuk pembuatan pakan ikan. Larva BSF atau maggot mengandung protein tinggi yang dibutuhkan oleh ikan. Biaya produksinya murah karena pakannya adalah sampah organik yang diperoleh dari pasar, restoran ataupun rumah tangga.

Siklus hidup maggot relatif singkat sekitar 45 hari. Fase metamorfosis terdiri atas fase telur selama 3 hari, maggot 18 hari, prepupa 14 hari, pupa 3 hari, dan lalat dewasa 3 hari. Lalat jantan mati setelah kawin dan lalat betina mati setelah bertelur.

Kemampuan BSF mengurai sampah tak perlu diragukan lagi. Lalat BSF betina rata-rata menghasilkan 500 maggot dalam satu siklus hidupnya. Apabila ada 20 ekor lalat betina yang bertelur, nantinya akan menghasilkan 10.000 maggot. Dalam waktu 24 jam, 10.000 maggot mampu mengurai 1 kilogram sampah rumah tangga (sisa makanan) dan menyisakan 200 gram sampah terurai yang biasa disebut bekas maggot (kasgot).

Kasgot dapat langsung dimanfaatkan sebagai pupuk organik. Sementara itu maggot yang telah menyelesaikan tugasnya mengurai sampah, akan bermetamorfosis menjadi prepupa (fase puasa). Prepupa memiliki kandungan protein hingga 45 persen. Dengan kandungan protein tinggi, prepupa dapat dimanfaatkan sebagai pakan unggas dan ikan.

Biokonversi oleh larva BSF dapat mendegradasi sampah lebih cepat, menghasilkan kompos, dan larvanya dapat menjadi sumber protein yang baik untuk pakan ayam dan ikan dengan biaya produksi terjangkau.

Proses biokonversi dinilai cukup aman bagi kesehatan manusia karena lalat ini bukan termasuk binatang vektor penyakit, sehingga dapat menjadi salah satu solusi untuk masalah persampahan, baik dari segi ekonomi maupun segi kesehatan.

#AksiSakaKalpataruJatim