Sumberasih, 2019. Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap penanganan sampah yang ramah lingkungan dan untuk mendorong terbentuknya bank sampah di setiap desa/RW, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Probolinggo mengadakan pembinaan bank sampah melalui kegiatan “Gema Sajadah” (Gerakan Masyarakat Olah Sampah Jadi Berkah).

Kegiatan pembinaan bank sampah yang keempat kalinya dilaksanakan oleh Bidang Pengelolaan Sampah bertempat di Desa Gili Ketapang pada Kamis (03/10/19). Acara ini dibuka oleh Kepala DLH Kabupaten Probolinggo, Ahmad Hasyim Ashari dan dihadiri oleh Kepala Desa beserta masyarakat Desa Gili Ketapang. Sebelumnya telah dilaksanakan 3 pembinaan bank sampah di Desa Bago Kecamatan Besuk (11/09/19), Desa Bermi Kecamatan Krucil dan pembinaan yang ke-3 di Desa Bulu Kecamatan Kraksaan (01/10/19).

Peserta pembinaan sebanyak 50 orang, terdiri dari calon ketua dan pengurus bank sampah desa. Materi pembinaan disampaikan oleh 3 narasumber yaitu Kepala Bidang Pengelolaan Sampah (Zaenal Ansori), PT. POMI-Paiton Energy (Nina Ari Wahyuni) dan Ketua Bank Sampah Sumberkembar Pakuniran (Abdul Hayyi). Kabid Pengelolaan Sampah menyampaikan materi tentang Kebijakan Pemerintah dalam Pengelolaan Sampah, dari PT. POMI-Paiton Energy menyampaikan materi tentang Plastik, Lingkungan dan Ecobrick. Pemateri terakhir yaitu Ketua bank sampah Sumberkembar menjelaskan mengenai Proses Pembentukan Bank Sampah.

Pengelolaan sampah dengan sistem Bank Sampah diharapkan mampu membantu pemerintah dalam menangani permasalahan sampah sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat. Dengan adanya Bank Sampah dapat menimbulkan dampak sosial, ekonomi dan lingkungan. Dampak sosial ditunjukkan dengan adanya perubahan perilaku masyarakat dalam membuang sampah, perilaku memilah sampah, dan bertambahnya pengetahuan tentang pentingnya pengelolaan sampah. Dampak ekonomi berupa tambahan penghasilan yang diterima oleh masyarakat nasabah bank sampah. Sedangkan dampak terhadap lingkungan yaitu berkurangnya sampah rumah tangga yang dibuang ke TPS dan TPA, sehingga kondisi lingkungan menjadi lebih bersih serta dapat memperpanjang umur pemakaian TPA. (PS)