Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo mengadakan Workshop Pengendalian Pencemaran Lingkungan untuk Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) pada Rabu (14/10/20) di Pondok Wisata Kampoeng Kita – Kecamatan Gading.
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Bidang Pengendalian dan Penaatan Lingkungan Hidup ini dihadiri oleh 55 peserta dari Fasyankes di Kabupaten Probolinggo, yaitu Kepala Rumah Sakit, Petugas Kesling, Klinik, Balai Pengobatan, Puskesmas, dan Laboratorium Kesehatan milik pemerintah maupun swasta yang ada di Kabupaten Probolinggo.
Workshop dibuka oleh Kepala DLH Kabupaten Probolinggo, Drs. Dwijoko Nurjayadi, MM. Dalam sambutannya disampaikan bahwa dengan adanya workshop ini diharapkan peserta dapat memahami ketentuan tentang pengelolaan lingkungan, sehingga dapat dihindari terjadinya pelanggaran yang mengakibatkan pencemaran lingkungan. Jangan sampai terjadi pembuangan limbah medis sembarangan, karena limbah medis termasuk dalam kategori Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).
Dalam acara ini dihadirkan 5 orang narasumber, yaitu 1 orang narasumber dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo dan 4 orang narasumber dari DLH. Materi dari Dinkes mengenai Kebijakan Dinas Kesehatan dalam Pengelolaan limbah medis untuk Fasyankes, khususnya dalam situasi pandemi Covid-19.
Narasumber dari DLH yaitu Kepala Bidang Pengendalian dan Penaatan Lingkungan Hidup, Diah Sri Wahyu Pujiastuti yang menyampaikan materi tentang Kebijakan DLH Kabupaten Probolinggo dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Materi selanjutnya mengenai Pengendalian pencemaran air dan Pengelolaan Limbah B3/medis dari Fasyankes, disampaikan oleh Kepala Seksi Pengendalian Lingkungan Hidup, Sugeng Hariyono.
Dua materi terakhir yaitu Rekomendasi teknis penerbitan izin bidang LH, serta materi Pengelolaan Sampah 3R dan Sistem kerjasama dengan Pemda, disampaikan oleh Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas LH, Mohammad Said dan Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Zaenal Ansori.