Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Permata Kraksaan mengadakan Outbond di Hutan Kota Kraksaan pada Minggu (03/11/19). Acara ini dimulai pukul 06.00 dengan peserta sekitar 70 orang siswa. Dalam acara ini siswa belajar bekerja sama dalam kelompok dan sekaligus menikmati keindahan berbagai jenis tanaman yang ada di hutan kota. Para siswa juga mencoba sarana outbond yang ada di hutan kota Kraksaan yaitu flying fox.

Hutan Kota Kraksaan yang berlokasi di Desa Kebonagung memiliki luas sekitar 3 Ha yang ditetapkan dengan Keputusan Bupati Probolinggo Nomor: 650/559/426.12/2003 tentang Penetapan Hutan Kota Kraksaan.

Hutan kota mempunyai fungsi antara lain sebagai penyerap karbondioksida (CO2), penghasil oksigen (O2), penyerap polutan (logam berat, debu, belerang), peredam kebisingan, pelestarian plasma nutfah, pendukung keanekaragaman flora fauna dan untuk keseimbangan ekosistem.

Hutan kota dapat pula dimanfaatkan untuk keperluan pariwisata alam, rekreasi, olah raga, penelitian dan pengembangan, pelestarian plasma nutfah dan/atau budidaya hasil hutan bukan kayu, sepanjang tidak mengganggu fungsi hutan kota.

Untuk mengoptimalkan pemanfaatan hutan kota, ke depan akan terus dilakukan pembenahan di Hutan Kota Kraksaan, antara lain dengan pengecatan pagar dan penataan lampu hutan kunang-kunang. (PLH)