Aktivitas masyarakat dalam merayakan hari besar nasional dan keagamaan seringkali menyebabkan peningkatan volume sampah. Dalam bulan ini kita akan merayakan hari Raya Idul Fitri.

Masyarakat dihimbau untuk tetap menjaga lingkungan dengan melakukan hal sederhana seperti mengurangi sampah, khususnya penggunaan plastik sekali pakai.

Timbulan sampah selama bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri umumnya berasal dari sampah makanan, produk belanja online dan kemasannya. Barang baru yang kita beli untuk merayakan hari raya berpotensi menimbulkan sampah.

Apa saja yang bisa kita lakukan untuk membuat perayaan hari besar kali ini lebih ramah lingkungan?

1. Membuang sampah pada tempatnya
Biasakan membuang sampah pada tempatnya. Tidak hanya pada saat momen hari besar, namun dalam kehidupan sehari-hari kita tidak boleh membuang sampah sembarangan. Sampah yang dibuang sembarangan akan mencemari lingkungan dan mengakibatkan gangguan kesehatan.

2. Tidak membuang makanan
Kita perlu mengurangi atau bahkan menghilangkan kebiasaan membuang makanan dengan membeli makanan sesuai kebutuhan, memasak makanan dengan jumlah yang sesuai, tidak menyisakan makanan, dan menyimpan makanan dengan baik agar dapat dikonsumsi lebih lama.

3. Menghindari pemakaian barang sekali pakai
Pilihlah barang yang bisa digunakan berulang kali dengan bahan yang ramah lingkungan, seperti membawa tas kain saat berbelanja dan membeli produk yang bisa diisi ulang. Atau pada saat sholat hari raya, membawa tikar alas sholat sebagai pengganti koran.

4. Mengguna ulang (reuse) dan mendaur ulang (recycle) sampah
Sampah sebenarnya dapat diguna ulang atau didaur ulang. Sampah anorganik dapat diubah menjadi barang-barang yang lebih bermanfaat, misalnya ecobrick, tempat bunga, atau hiasan dinding. Sedangkan untuk sampah organik dapat diolah menjadi pupuk kompos.

Walaupun sampah dapat diguna ulang atau didaur ulang, tapi lebih bijak apabila kita melakukan pengurangan sampah (reduce) sebagai langkah pertama untuk mencegah timbulan sampah. Sebagaimana kata pepatah, mencegah lebih baik daripada mengobati.