Sukapura 2018, Aksi bersih-bersih sampah atau bersih-bersih lingkungan terus berlanjut dilakukan oleh berbagai unsur masyarakat maupun kelompok masyarakat baik yang berada di wilayah pantai maupun pegunungan di wilayah Kabupaten Probolinggo. Tentunya hal tersebut patut disyukuri semoga dapat menjadi titik awal untuk membangun kesadaran dan kepedulian bersama terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Sejak tema Tiga Bulan  Bersih-bersih Sampah (TBBS) digulirkan oleh Pemerintah dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2018, Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Dinas Lingkungan Hidup terus mendorong dan mengajak masyarakat maupun kelompok masyarakat untuk memaknai HPSN 2018 dengan melaksanakan berbagai gerakan aksi kepedulian bersih lingkungan.

Keterbatasan anggaran yang tersedia pada DLH ternyata tidak membatasi semangat dan motivasi untuk ambil peran terlibat di berbagai event bersama masyarakat, kelompok masyarakat maupun stake holders lainnya untuk melakukan berbagai rangkaian kegiatan aksi bersih-bersih lingkungan, seperti diantaranya : Bersih-bersih kota Kraksaan yang dilaksanakan bersama Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) terkait pada 9 Februari 2018. Selanjutnya pada tanggal 25 Februari 2018 DLH bersama Komunitas pemerhati lingkungan yaitu  Komunitas Bank Sampah Kabupaten Probolinggo dan  CSR PLTU Paiton PT POMI – Paiton Energi  menyelenggarakan kegiatan bersih-bersih pantai dengan tajuk “Sapu Pantai 2018” berlokasi di kawasan pesisir pantai (lapangan tembak) Desa Sumberanyar Kecamatan Paiton. Dalam kegiatan ini  ikut terlibat pula berbagai unsur lainnya, yaitu  unsur Aparatur Pemerintah Daerah, TNI, Ormas Ansor yang tergabung dalam Pakarbeton (Pakuniran, Kota anyar, Besuk, Paiton),   Sekolah dan Masyarakat. Hanya dalam waktu kurang dari 3 Jam sebanyak 3,5 Ton sampah berhasil dikumpulkan dan dikirim kei TPA Seboro Kecamatan Krejengan.

Dalam momentum peringatan hari bumi tahun 2018, DLH ikut terlibat secara aktif bersama komunitas peduli lingkungan, yaitu Forum  CSR Jawa Timur yang dikomandani PT POMI Jatim bersama Team Advence by ION C, POMI Diving Club, Paguyuban Snorkling Gili Ketapang dan siswa/siswi sekolah dalam penyelenggaraan Event yang bertajuk “Coastal and Under Water Clean-Up. Event yang diselenggarakan pada tanggal 22 April 2018 tersebut berlokasi di Pantai Desa Gili Ketapang Kecamatan Sumberasih berupa kegiatan bersih-bersih lingkungan pada ekosistem pantai termasuk di kawasan terumbu karang yang ada didasar laut. Kegiatan tersebut nuasanya cukup kental dengan semangat mensukseskan program Indonesia bebas sampah 2020 serta tema TBBS pada HPSN tahun 2018.

Dalam rangkaian penyelenggaraan kegiatan Kelompok Masyarakat Forum Kabupaten Probolinggo Sehat (FKPS) bersama CSR PT POMI Paiton tanggal 25 samapi dengan 26 Juli 2018 yang diberi tajuk kegiatan “Bromo Go Healthy and Clean”, DLH juga ikut mensuport penuh terhadap kelancaran dan kesuksen penyelenggaraan event khususnya pada rangkaian kegiatan aksi bersih lingkungan di kawasan area wisata Taman Nasional Gunung Bromo yaitu jalur masuk menuju laut pasir dan di area laut pasir  Bromo. Tidak cukup hanya armada pengangkut sampah yang disediakan, DLH juga menyediakan peralatan kebersihan serta menerjunkan lebih kurang 30 personil karyawannya ikut menjalankan aksi lingkungan bersih-bersih sampah. Meskipun anginnya bertiup kencang, debu dan pasir beterbangan, dan terik panas matahari yang menyengat, pada saat pelaksanaannya, para peserta penuh semangat dan suka cita menjalankan aksi nyata kepedulian lingkungan bersama yang lain seperti unsur Komunitas Bank Sampah, Sahabat Bumi, Tagana  dan perorangan lainnya.

Rangkaian kegiatan aksi bersih-bersih lingkungan ini sangat erat kaitannya dengan moment Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2018. Oleh karena itu tujuan dan semangat pelaksanaannya disesuaikan dengan temanya, yaitu “Beat Plastic Pollution” atau “Kendalikan Sampah Plastik”. Agar setiap warga maupun pengunjung mengetahui dan tergugah kepeduliannya, maka DLH juga memasang tulisan banner yang ditempatkan pada beberapa spot titik yang strategis berbunyi ajakan untuk bersama-sama mengendalikan sampah plastik dan mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat di Bromo.

Aksi lingkungan yang diselenggarakan tersebut tentunya memiliki makna yang luas, tidak hanya sekedar upaya untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, namun juga dapat menjadi moment melakukan  sosialisasi dan tauladan untuk penyadaran bersama merubah pola pikir dan pola tindak serta budaya hidup bersih lingkungan menjadi kebutuhan dan tanggung jawab bersama.

(Bid.Persampahan /7 18).