Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo melalui bidang Pemeliharaan Lingkungan Hidup melakukan survey lokasi penanaman mangrove di Pantai Bahak Indah, Kecamatan Tongas. Kegiatan penanaman mangrove akan dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia yang jatuh pada tanggal 26 Juli 2021.

Mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, penanaman akan dilakukan dengan jumlah peserta terbatas dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Pemilihan Pantai Bahak sebagai lokasi penanaman mangrove adalah sebagai apresiasi atas upaya rehabilitasi mangrove dan sempadan pantai yang dipelopori oleh pejuang lingkungan sekaligus pengelola Pantai Bahak, Samsuri.

Sekitar tahun 2011, pantai Bahak sangatlah kotor dan mengalami abrasi sehingga bibir pantai terus melebar dan dikhawatirkan akan menggerus rumah warga sekitar pantai. Samsuri beserta keluarga berupaya menyelamatkan pantai dengan cara menanami pohon mangrove di sepanjang pantai yang meliputi dua desa, yaitu Desa Dungun dan Desa Curahdringu.

Awalnya aktivitas tersebut mendapatkan cibiran dari warga sekitar, namun beliau sekeluarga konsisten untuk terus menanam mangrove hingga luasannya mencapai 5 Hektar. Pada akhirnya masyarakat merasakan dampaknya, pantai mereka tidak lagi tergerus ombak dan tambak mereka terlindung dari abrasi.

Saat ini Samsuri menjadi Ketua Kelompok Tani Perahu Layar dengan jumlah anggota sebanyak 18 orang. Kelompok ini aktif melakukan penanaman dan pemeliharaan mangrove di sepanjang Pantai Bahak.
Bibit mangrove yang ditanam, selain dari swadaya juga berasal dari bantuan instansi pemerintah maupun swasta.

Semoga akan semakin banyak pejuang lingkungan seperti beliau, agar kelestarian bumi ini tetap terjaga sampai masa yang akan datang.

#RehabilitasiMangrove