Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo mengadakan pembinaan Manajemen Lingkungan Terpadu (MLT) pada Rabu (16/10/19) di Pondok Wisata Kampoeng Kita, Desa Condong Kecamatan Gading. Acara ini dihadiri oleh 65 peserta dari perusahaan di Kabupaten Probolinggo, antara lain 31 Industri pengolahan/penggergajian kayu, 21 tambak udang, 7 peternakan ayam petelur, dan 3 perusahaan pengelola Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3).

Acara pembinaan dibuka oleh Kepala DLH Kabupaten Probolinggo, H. Ahmad Hasyim Ashari. Dalam sambutannya disampaikan bahwa perkembangan pembangunan sektor industri yang sangat pesat menyebabkan perekonomian semakin meningkat. Namun demikian terdapat dampak negatif yang ditimbulkan yaitu terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup, sehingga perlu adanya pembinaan kepada perusahaan agar ikut berperan serta secara aktif dan terlibat dalam upaya penanggulangan pencemaran dan kerusakan lingkungan.

Dalam acara ini dihadirkan 5 orang narasumber, yaitu  1 orang narasumber dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan 4 orang narasumber dari DLH. Materi dari Dinas PM dan PTSP yaitu mengenai Tata Kelola/Prosedur Perizinan Bidang Lingkungan Hidup yang disampaikan oleh Kepala Bidang Data Pelaporan dan Pengaduan.

Narasumber dari DLH yaitu Kepala Bidang Pengendalian dan Penaatan Lingkungan Hidup, Musyafa yang menyampaikan materi tentang Kebijakan DLH Kabupaten Probolinggo dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup. Materi berikutnya mengenai Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya & Beracun, disampaikan oleh Kepala Seksi Pengendalian Lingkungan Hidup Sugeng Hariyono.

Dua materi terakhir yaitu Pengendalian Pencemaran Air & Udara, serta Pelaksanaan UKL-UPL & Sistematika Penyusunan Laporan disampaikan oleh Kepala Seksi Pemantauan Kualitas Lingkungan Hidup, Yusdi Vari Afandi dan Kepala Seksi Pengawasan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup, Rizki Dwi Kumalasari. (P2LH)