Kraksaan 2018, untuk  memacu terlaksananya pengelolaan lingkungan hidup yang berbasis partisipasi masyarakat khususnya di Pedesaan/Kelurahan, Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Dinas Lingkungan Hidup menyelenggarakan sosialisasi dan pembinaan kepada 4 Desa/Kelurahan dengan 9 kader lingkungannya masing-masing.

Kegiatan pembinaan tersebut bertempat di Pendopo Kelurahan Semampir Kecamatan Kraksaan pada hari Kamis 1 Maret 2018 dengan menghadirkan para narasumber, antara lain Kepala Bidang Pengelolaan Sampah pada DLH Drs. Sentot Triadi S, M.Si yang menyampaikan materi tentang Strategi pengelolaan sampah, Kepala Bidang Penataan dan Pengendalian Ir. Hendri Priyanto, MM dengan materi tentang Upaya konservasi air dan pemanfaatan pekarangan. Adapun Desa /kelurahan peserta sosialisasi, terdiri : Kelurahan Semampir Kec Kraksaan, Desa Krejengan Kec Krejengan, Desa Bhinor Kec Paiton, dan Desa Sukomulyo Kec Pajarakan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ir. Rachmad Waluyo, M.Si melalui Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas menyampaikan Pemerintah Kabupaten Probolinggo menginginkan semakin banyak Desa/Kelurahan di Kabupaten Probolinggo memiliki lingkungan bersih, sehat, lestari dan asri. Oleh karena itu diharapkan kepada Desa/Kelurahan yang saat ini diberikan pembinaan berupaya untuk menumbuhkembangkan potensi Desa/Kelurahan masing-masing, melakukan upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim yang terintegrasi dengan kegiatan pengelolaan lingkungan hidup, sehingga terwujud  Desa/Kelurahan yang memiliki lingkungan bersih, sehat, lestari dan asri serta memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim.

Untuk mendorong dan memotivasi Pemerintah Desa/Kelurahan di Jawa Timur, Pemerintah Propinsi Jawa Timur sejak tahun 2011 telah meluncurkan dan melaksanakan Program Desa/Kelurahan BERSERI (Bersih dan Lestari)

Setiap tahun Pemerintah Kabupaten dan Kota di Jawa timur selalu diminta untuk mengusulkan calon peserta Desa/Kelurahan Berseri. Selanjutnya seluruh usulan calon peserta tersebut akan dinilai berdasarkan beberapa aspek dan kriteria. Kemudian ditentukan tingkatan capaian prestasinya, antara lain : Desa/Kelurahan Berseri Tingkat Rintisan, Tingkat Pratama, Tingkat Madya, dan tingkat Mandiri.  Berikutnya Pemerintah Propinsi Jawa Timur akan memberikan apresiasi  dan penghargaan atas keberhasilan Pemerintah Desa/Kelurahan tersebut.

Dengan Program Desa/Kelurahan Berseri diharapkan akan dapat mendorong terciptanya pengetahuan,  kesadaran dan partisipasi masyarakat, yaitu Pemerintah Desa/Kelurahan beserta  aparaturnya yang didukung oleh para kader – kader lingkungan dan warga masyarakat umumnya dalam upaya pelestarian lingkungan hidup, sehingga dapat terwujud desa/kelurahan yang bersih, sehat, lestari dan asri.

Selanjutnya kepada Desal/Kelurahan yang saat ini diberikan pembinaan, diharapkan nantinya juga siap mewakili Kabupaten Probolinggo untuk mengikuti Program Desa/Kelurahan Berseri di Propinsi Jawa Timur. (Bid Penataan dan Kpst 2/3/18).