Dringu, 2019. Pengendalian dan Penaatan Lingkungan Hidup merupakan salah satu fungsi yang dijalankan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Probolinggo. Tugas tersebut dilaksanakan oleh Bidang Pengendalian dan Penaatan Lingkungan Hidup yang salah satu fokusnya adalah pembinaan dan pengawasan ketaatan industri yang telah memiliki perizinan lingkungan, terhadap peraturan perundang-undangan bidang lingkungan hidup. Ketaatan industri yang dimaksud meliputi ketaatan terhadap perizinan lingkungan dan pelaksanaan dokumen lingkungan serta pelaporan.

Setiap usaha dan/atau kegiatan yang didirikan pada dasarnya dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan hidup. Untuk itu perlu langkah pengendalian, sehingga dampak dan manfaat usaha dan/atau kegiatan yang didirikan dapat memberikan sinergi positif terhadap kelestarian fungsi lingkungan hidup serta mendukung terwujudnya pelaksanaan pembangunan berkelanjutan berwawasan lingkungan.

Sebagaimana amanat Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, bahwa dokumen lingkungan selain sebagai ketentuan wajib yang harus dibuat terhadap rencana usaha dan/atau kegiatan, dokumen lingkungan juga  merupakan komitmen yang mengikat pemrakarsa bahwa dalam menjalankan usaha dan/atau kegiatannya akan melakukan upaya pengelolaan dan pemantauan lingkungan dalam rangka pengendalian dampak lingkungan.

Untuk menjamin dan memastikan bahwa komitmen sebagaimana tertuang pada dokumen lingkungan tersebut benar-benar dilaksanakan, maka Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui DLH melaksanakan pengawasan baik secara pasif maupun aktif. Pengawasan pasif dilakukan dengan cara mewajibkan kepada setiap pemrakarsa usaha agar membuat laporan periodik pelaksanaan pengelolaan dan pemantauan lingkungan, mencermati dan mengkritisi atas laporan hasil pelaksanaan pengelolaan dan pemantauan lingkungan yang diterima dari pemrakarsa. Pengawasan aktif dilaksanakan dengan cara melaksanakan kunjungan lapangan dan pengamatan langsung di lokasi tempat usaha atas kinerja perusahaan dalam pengelolaan dan pemantauan lingkungan.

Pembinaan dan Pengawasan Pelaksanaan AMDAL, UKL dan UPL secara aktif dilakukan dengan melakukan kunjungan lapangan ke perusahaan – perusahaan di Kabupaten Probolinggo untuk mendorong pemrakarsa/perusahaan agar senantiasa konsisten melaksanakan kewajiban yang tertuang pada Dokumen Lingkungan Hidup yang dimiliki dan mematuhi peraturan perundang – undangan bidang lingkungan hidup. Dalam pelaksanaan pengawasan dikaitkan dengan pelaksanaan rekomendasi, antara lain dari: hasil Proper, hasil pembinaan dan pengawasan pelaksanaan AMDAL, UKL dan UPL periode sebelumnya, hasil pemantauan rutin terhadap kualitas air limbah industri, kualitas udara emisi dan ambient serta rekomendasi tindak lanjut adanya pengaduan masyarakat.

Pada tahun 2019 akan dilaksanakan pengawasan langsung berupa kunjungan lapangan terhadap 50 perusahaan baik kategori AMDAL maupun UKL dan UPL. Frekwensi kunjungan untuk masing-masing perusahaan berbeda-beda, yakni antara 1 atau 2 kali dalam setahun, bergantung potensi skala dampak yang ditimbulkannya terhadap lingkungan.

Dengan pelaksanaan kunjungan lapangan, maka dapat diketahui secara langsung tingkat ketaatan dan kinerja pengelolaan lingkungan setiap perusahaan. Pada setiap kunjungan akan mengambil fokus tertentu terkait ketaatan dan kinerja pengendalian cemaran, selanjutnya  hasilnya dituangkan dalam Berita Acara hasil kegiatan pembinaan dan pengawasan yang ditandatangani bersama. Setiap temuan atau hasil kunjungan dari setiap perusahaan akan ditindaklanjuti, diantaranya dengan surat apresiasi atas ketaatan, arahan atau pembinaan atas temuan, dan pemberian peringatan atas pelanggaran yang dilakukan. Dalam hal pelanggaran tersebut dihentikan atau tetap berlanjut, maka dapat direkomendasikan untuk dijatuhkan sanksi sesuai ketentuan. (Bid. P2LH 17/05/19)