Dalam rangka peningkatan kinerja pelayanan pengangkutan sampah, DLH melakukan penambahan sarana persampahan, salah satunya dengan pengadaan alat berat mini loader.

Alat berat ini digunakan untuk memindahkan sampah dari Tempat Penampungan Sementara (TPS) ke dump truck pengangkut sampah. Dengan lengan angkat yang digunakan untuk mengangkat beban, alat ini dapat menghemat tenaga kerja.

Sistem pengelolaan sampah meliputi dua kegiatan, yaitu pengurangan sampah dan penanganan sampah. Kegiatan pengurangan sampah yaitu pembatasan, pemanfaatan kembali, dan daur ulang sampah.

Sedangkan penanganan sampah adalah pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, dan pemrosesan akhir.

Dalam Peraturan Bupati Probolinggo Nomor 50 tahun 2018 tentang Kebijakan dan Strategi Kabupaten Probolinggo dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga (Jakstrada) tercantum target pengurangan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga sebesar 30% dari angka timbulan sampah. Sementara penanganan sampah sampai tahun 2025 targetnya sebesar 70% dari angka timbulan sampah.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo berupaya maksimal untuk memenuhi target pada Jakstrada, baik dengan pengurangan maupun penanganan sampah yaitu dengan meningkatkan pelayanan pengangkutan sampah dan melakukan pembinaan pengelolaan sampah kepada masyarakat.

Dalam Program Jakstrada, salah satu strateginya yaitu penerapan dan pengembangan skema investasi, operasional dan pemeliharaan.

Sebagai upaya peningkatan operasional pelayanan pengangkutan sampah, pada tahun 2019 DLH telah melaksanakan pengadaan 1 unit mini loader, 16 unit container sampah, 4 unit truck armroll dan 1 unit dump truck.

Penanganan sampah perlu didukung sarana dan prasarana yang memadai. Semakin banyak jumlah penduduk dan semakin luas wilayah suatu daerah, maka diperlukan sarana dan prasarana kebersihan yang semakin banyak.