Hari Udara Bersih Internasional untuk Langit Biru atau International Day of Clean Air for blue skies diperingati pada tanggal 7 September. Peringatan pada tahun 2020 ini merupakan peringatan pertama dengan tema “Clean Air For All” (Udara Bersih Untuk Semua).

Peringatan Hari Udara Bersih Internasional bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan dampak pencemaran udara dan upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas udara.

Pencemaran udara disebabkan oleh berbagai sumber seperti industri dan produksi energi, transportasi, aktivitas rumah tangga, kegiatan pertanian serta pengolahan limbah. Ada beberapa hal sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi pencemaran udara, diantaranya adalah:

1. Penggunaan kendaraan yang ramah lingkungan
Transportasi adalah satu penyebab utama polusi udara di perkotaan. Kurangi penggunaan kendaraan bermotor, gunakan moda transportasi umum, atau pergi bersama dalam satu kendaraan (car pooling) dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan untuk mengurangi risiko terpapar COVID-19. Bersepeda atau berjalan kaki dapat menjadi alternatif apabila bepergian dalam jarak dekat.

2. Penghematan Energi
Penggunaan peralatan yang memerlukan listrik, secara tidak langsung memberikan dampak pada kualitas udara. Menurut Indonesia Third National Communication tahun 2017, sektor ketenagalistrikan merupakan penyumbang emisi Gas Rumah Kaca terbesar. Gunakan listrik seperlunya, matikan lampu dan peralatan elektronik bila tidak digunakan.

3. Penanaman pohon atau tanaman peneduh
Menanam tanaman merupakan cara paling baik untuk mengurangi polusi karena tanaman bisa menyerap udara kotor dan memproduksi oksigen yang dibutuhkan oleh manusia. Tanaman juga bisa membuat udara menjadi lebih sejuk dan nyaman meskipun tanpa adanya pendingin ruangan.

4. Tidak membakar sampah
Berdasarkan data Statistik Lingkungan Hidup Indonesia Tahun 2018, sebanyak 66,8% rumah tangga masih membakar sampah. Pembakaran sampah merupakan sumber polusi yang dapat menyebabkan penyakit pernafasan dan menghasilkan gas rumah kaca. Stop bakar sampah, kelola sampah dengan 3R (Reduce, Reuse, Recycle).