dulu-sampah-sekarang-berkah

Pameran Pembangunan dan Pasar Rakyat “Visit to Kraksaan (Vitok) 2017” dalam rangka memperingati dan memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo ke – 271 Tahun 2017. Event dimaksud berlangsung selama 6 hari dari 22 sampai dengan 24 April 2017 bertempat di Stadion Gelora Merdeka Kraksaan.

Keikutsertaan DLH dengan tampilan stand yang hanya 1 stand, sempit dan jauh dari kesan mewah, ternyata tidak mengurangi perhatian dan animo kunjungan masyarakat untuk melihat dan ikut terlibat aktif dalam agenda kegiatan workshop atau aksi dan kampanye tentang kebersihan lingkungan dan pemanfaatan limbah yang setiap harinya dikemas dalam menu tampilan yang berbeda-beda.

Peran serta DLH pada pameran tersebut sengaja tidak menonjolkan keberhasilan capaian kinerjanya, namun memanfaatkan moment pameran untuk mengajak masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan mengelola sampah yang berkah dan aman terhadap lingkungan.

Tampilan stand lebih mengedepankan unsur unik dari pada kemewahan, memiliki tema dan menu kegiatan yang berganti-ganti setiap hari, pelayanan donasi sampah, pemberian souvenir produk daur ulang, doorprize, survey jejak pendapat tentang penanganan sampah dimasyarakat dan lain-lain.

Dengan tema “ Dulu Sampah Sekarang Berkah ” yang diangkat DLH, berharap dapat menarik perhatian dan menggugah kesadaran dan partisipasi masyarakat luas untuk bersama-sama peduli kebersihan lingkungan dan mengelola sampah dengan cara yang berkah dan aman bagi lingkungan. Kedepan diharapkan dapat muncul menjadi Gerakan Masyarakat Olah Sampah Jadi Berkah.

Kesuksesan dan kemeriahan pengunjung stand DLH selama berlangsungnya pameran tentunya bukan karena kinerja DLH sendiri, namun sinergitas kegiatan yang dijalin bersama Komunitas Bank sampah yang ada di Kabupaten Probolingo beserta PT. POMI selaku perusahaan yang membimbing atau pembina komunitas Bank Sampah telah mampu mewarnai dan menjadikan tampilan stand DLH menjadi berbeda dan mendapatkan respon positif dari masyarakat pengunjung. Tidak kurang dari 320 pengunjung telah dengan sukarela mengisi buku tamu yang disediakan, dan 281 orang menjadi responden dengan mengisi lembar questioner yang disediakan. Masih banyak lagi masyarakat pengunjung lainnya yang aktif menanyakan banyak hal dan ingin tahu lebih jauh tentang Bank Sampah, Daur ulang sampah, pengelolaan sampah 3 R (Reduce, Reuse, Recycle) dan lain-lain.

Komunitas bank Sampah Kabupaten Probolinggo yang terdiri dari Bank Sampah Syariah Pasar Paiton, Bank Sampah Semampir, Bank Sampah Mandiri dan Bank Sampah Gondosuli dalam aksi dan kreasinya untuk mencuri perhatian pengunjung menampilkan Tokoh Badut / maskot BANG DAUS (Daur Ulang Sampah) yang setiap hari selalu setia menyapa dan menerima tamu pengunjung stan. Dengan materi tampilan yang telah ditunjukkan, menjadikan keberadaan bank sampah lebih banyak dikenal, diakui dan diapresiasi masyarakat.

Adapun menu kegiatan setiap hari yang ditampilkan bersama komunitas Bank Sampah selama pameran meliputi : Merajut Sampah Plastik, Ecobreak, Tas Cincin Gelas Air Mineral, Daur Ulang Kertas, Kreatifitas dari Kulit Kacang.

Semoga perhatian yang telah diberikan oleh pengunjung berlanjut dalam perubahan cara pandang dan perilaku masyarakat untuk mewujudkan lingkungan Kabupaten Probolinggo yang bersih dan sehat, serta menjadikan sampah bukan lagi sebagai masalah lingkungan, namun justru menjadikan berkah bagi masyarakat dan lingkungan. Ayo.. lakukan Gerakan Masyarakat Olah Sampah Jadi Berkah.