Sebagai persiapan untuk mengikuti Program Desa/Kelurahan Berseri (Bersih dan Lestari) Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2020, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo menggelar rapat koordinasi pada Rabu (22/01/20). Rakor yang dilaksanakan di Rumah Makan “Omah Mbog U” Kraksaan ini dihadiri oleh 14 orang perwakilan dari Desa/Kelurahan Berseri dan perwakilan Kecamatan.

Acara ini dibuka oleh Kepala DLH Kabupaten Probolinggo, H. Ahmad Hasyim Ashari yang didampingi oleh Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas LH, Mohammad Said serta Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Zaenal Ansori. Hadir pula dalam acara tersebut CSR PT. POMI – Paiton Energy, Nina Ari Wahyuni.

Kriteria penilaian desa/kelurahan Berseri meliputi kelembagaan dan partisipasi masyarakat, pengelolaan lingkungan serta pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA). Aspek kelembagaan dan partisipasi masyarakat dinilai dari kebijakan, program dan kelembagaan yang ada di desa/kelurahan.

Aspek pengelolaan lingkungan dinilai berdasarkan upaya pengelolaan sampah, penyediaan fasilitas pengolahan sampah, daur ulang sampah, pengomposan, upaya pengurangan pencemaran udara dan kemitraan dengan pihak luar dalam pengelolaan sampah. Sedangkan untuk pengelolaan SDA, yang dinilai adalah upaya konservasi sumber daya alam, upaya penyelamatan sumber daya alam dan pemakaian teknologi ramah lingkungan.

Setiap tahun Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa timur diminta untuk mengirimkan usulan calon peserta Desa/Kelurahan Berseri Tingkat Provinsi. Selanjutnya seluruh usulan calon peserta tersebut akan dinilai berdasarkan beberapa aspek dan kriteria. Kemudian ditentukan tingkatan capaian prestasinya, antara lain Desa/Kelurahan Berseri Kategori Pratama (membina 2 RW), Kategori Madya (membina 3 RW), dan Kategori Mandiri (membina 4 RW).

Terdapat 7 Desa/Kelurahan Berseri di Kabupaten Probolinggo yang akan diusulkan ke Provinsi yaitu Desa/Kelurahan yang sebelumnya telah lolos lomba Desa/Kelurahan Berseri tingkat Kabupaten (Kategori Rintisan). Yang masuk dalam Kategori Rintisan menuju Pratama yaitu Desa Kalirejo Kecamatan Dringu dan Desa Brani Kulon Kecamatan Maron.

Kategori Pratama menuju Madya yaitu Desa Bago Kecamatan Besuk, Desa Sukomulyo Kecamatan Pajarakan dan Kelurahan Semampir Kecamatan Kraksaan. Kategori Madya menuju Mandiri yaitu Desa Bhinor Kecamatan Paiton dan Desa Krejengan Kecamatan Krejengan.

Usulan Desa/Kelurahan Berseri Tingkat Provinsi Jatim dikirim paling lambat tanggal 14 Februari 2020. Bagi desa/kelurahan yang lolos administrasi akan dilakukan evaluasi lapangan pada bulan April 2020 dan hasil evaluasi Desa/Kelurahan Berseri akan diumumkan pada bulan Juni 2020.