Paiton 2018, Luar biasa buah kepedulian dan keikhlasan yang dihasilkan dari komunitas peduli sampah pada gelaran aksi “Sapu Pantai 2018” Minggu pagi 25 Pebruari 2018 di pesisir pantai Desa Sumberanyar Kecamatan Paiton telah berhasil mengumpulkan sampah sebanyak 3,5 Ton hanya dalam waktu kurang dari 3 Jam.

Kegiatan aksi bersih-bersih atau pungut sampah itu sendiri baru dimulai pukul 08.30 dan sebelum 10.30 WIB para peserta telah selesai menjalankan aksinya, selanjutnya sampah yang terkumpul tersebut diangkut ke TPA Seboro.

Dengan 3 unit truck yang disiapkan DLH, semuanya terisi penuh. Berdasarkan hasil penimbangan yang dilakukan di TPA, total sampah yang diangkut ke TPA sebesar 3,5 ton atau tepatnya 3.420 Kg. Sampah yang terkumpul tersebut pada umumnya berupa sampah rumah tangga baik organik maupun anorganik, demikian disampaikan oleh Kasi Pemrosesan Sampah DLH Achmad Ubaidillah, S.Sos.

Tidak semua sampah di lokasi pantai Lapangan Tembak tersebut berasal dari pengunjung pantai, tetapi ada juga sampah yang berasal dari aktifitas penduduk sekitar yang tidak terkelola dengan baik dan juga ada sampah kiriman, yaitu sampah yang keberadaannya karena terbawa oleh arus air laut. Pasca gelaran aksi, lokasi Sepanjang pantai yang lebih dikenal oleh masyarakat dengan sebutan pantai Lapangan Tembak TPI Paiton menjadikan berbeda, lebih bersih dan enak dinikmati bagai lokasi destinasi wisata.

Gelaran aksi “Sapu Pantai 2018” dalam rangka menyambut aksi program Tiga Bulan Bersih – Bersih Sampah (TBBS) Hari Peduli Sampah Nasional 2018 Kabupaten Probolinggo berjalan cukup lancar dan sukses. Tidak banyak acara ceremonial, sederhana namun semua peserta yang terlibat tampak cukup bersemangat, akrab dan menikmati. Pantai bebas dari sampah dan terkumpul sampah dalam jumlah banyak hanya dalam waktu yang singkat.

Sukses penyelenggaraan kegiatan tersebut tidak lepas dari peran para pemuda pejuang lingkungan, yaitu peran orang-orang Bank Sampah Syariah Pasar Paiton serta Bank sampah lainnya yang ada di Kabupaten Probolinggo yang tergabung dalam komunitas Bank Sampah Kabupaten Probolinggo. Komunitas Bank Sampah yang dikomandani dan dimotori oleh Mas Abdul Azis, dan Nurul Huda tersebut patut diapresiasi dan diteladani. Bahwa kebesihan lingkungan dan pengelolaan sampah yang baik dan benar harus menjadi tanggung jawab bersama dan dilakukan oleh semua orang, untuk itu diperlukan kesadaran dan kepedulian semua orang dan semua tingkat strata sosial.

Untuk membentuk pola fikir dan pola tindak yang peduli terhadap kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah, komunitas Bank Sampah tidak hanya sekedar melaksanakan operasional Bank Sampah itu sendiri, namun demi tujuan yang mulia, komunitas membentuk jaringan dan selalu berupaya mengambil peran pada berbagai kesempatan mengajak masyarakat untuk mengelola sampahnya dengan baik dan benar, mengubah sampah menjadi berkah. Kami sering terlibat kegiatan bersama kelompok masyarakat lainnya termasuk bersama sekolah dan pondok pesantren, bisa berupa kegiatan aksi kebersihan, pelatihan-pelatihan atau pembinaan.

Salah satu upaya tersebut adalah termasuk gelaran kegiatan Sapu Pantai pada hari ini yang kami galang bersama komunitas lainnya sebagai komunitas masyarakat peduli sampah, unsur yang terlibat pada kegiatan ini meliputi unsur pemerintah, TNI, CSR PT POMI-PE, Ormas GP Ansor, Sekolah dan masyarakat. Demikian salah satu penjelaskan disampakan oleh salah seorang motor komunitas Bank Sampah Kabupaten Probolinggo Nurul huda. (Bid. Peng.Sampah 1/3/18)